5blogger – Pada Senin, 17 Maret 2025, pemberontak Houthi mengklaim telah menyerang kapal induk AS, USS Harry S. Truman, dua kali dalam 24 jam terakhir. Juru bicara Houthi mengonfirmasi bahwa untuk kedua kalinya dalam waktu singkat, milisi tersebut meluncurkan rudal dan drone menuju USS Harry S. Truman serta beberapa kapal perang AS yang berada di Laut Merah bagian utara.
Beberapa jam sebelum serangan kedua, Houthi juga melancarkan serangan udara yang sama ke arah kapal induk AS tersebut. Serangan ini diduga sebagai balasan atas serangan besar-besaran yang dilancarkan AS ke Yaman pada Sabtu, 15 Maret 2025. Serangan udara AS itu diperintahkan oleh Presiden Donald Trump, dengan alasan bahwa Houthi telah mengancam keamanan AS dan sekutunya di kawasan setelah serangkaian serangan yang ditujukan ke Israel selama agresi Tel Aviv terhadap Jalur Gaza, Palestina.
“Simak Juga: JHL Foundation, Beasiswa untuk 98 Mahasiswa Pertanian USU”
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa operasi militer yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Houthi melibatkan 18 rudal balistik dan jelajah, serta pesawat nirawak dalam serangan gabungan. “Dengan bantuan Tuhan Yang Maha Esa, kami menargetkan kapal induk Amerika USS Harry S. Truman dan kapal perang pendampingnya di Laut Merah utara,” kata Saree, seperti dikutip oleh AFP.
Namun, militer AS mengklaim berhasil mencegat sejumlah drone yang diluncurkan oleh Houthi dan mengarah ke armada kapal induk mereka di Laut Merah. Menurut seorang pejabat AS yang enggan disebutkan namanya, jet tempur F-16 dan F-18 milik AS berhasil menembak jatuh 11 drone pada Minggu, yang diluncurkan oleh milisi Houthi.
Pejabat tersebut juga mengonfirmasi bahwa sebuah rudal Houthi telah dilacak oleh militer AS. Namun, rudal tersebut gagal di tengah penerbangan dan jatuh ke perairan Yaman. Meskipun rudal tersebut jatuh, AS tidak mengambil tindakan lebih lanjut karena dianggap tidak menimbulkan ancaman langsung.
Insiden ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, di mana ketegangan antara AS, sekutunya, dan milisi Houthi terus meningkat. Serangan-serangan ini menunjukkan eskalasi yang lebih besar dalam konflik yang melibatkan berbagai negara besar. Hal ini menimbulkan dampak signifikan terhadap keamanan di wilayah tersebut.
“Baca Juga: Mengapa Water Weight Bisa Menaikkan Berat Badan?”
This website uses cookies.