
5Blogger – Merkuri tinggi menjadi ancaman tersembunyi di balik manfaat ikan sebagai sumber protein hewani yang sehat dan bergizi. Pencemaran laut akibat aktivitas industri dan peristiwa alam membuat banyak spesies ikan terkontaminasi logam berat ini. Meskipun kaya nutrisi, ikan yang terpapar merkuri dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Pada dasarnya, hampir semua ikan mengandung merkuri dalam kadar tertentu. Namun, ada beberapa jenis ikan yang memiliki kandungan merkuri tinggi dan berpotensi membahayakan kesehatan, terutama jika dikonsumsi secara rutin. Ironisnya, ikan-ikan ini cukup umum di konsumsi oleh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Merkuri adalah elemen alami yang terdapat di udara, air, dan tanah. Merkuri bisa masuk ke lingkungan melalui berbagai aktivitas manusia seperti pembakaran batu bara dalam industri, serta melalui proses alami seperti letusan gunung berapi. Setelah masuk ke laut, merkuri berubah menjadi metilmerkuri, bentuk beracun yang mudah diserap tubuh ikan dan akhirnya masuk ke rantai makanan manusia.
“Simak Juga: FIB USU-Karo Foundation Angkat Sejarah Aru dan Karo”
Berdasarkan data dari Food and Drug Administration (FDA), berikut adalah sepuluh jenis ikan dengan kandungan merkuri tinggi yang patut diwaspadai:
Beberapa jenis tuna, seperti tuna albacore, mengandung merkuri dalam kadar signifikan. Meski populer, konsumsinya perlu dibatasi, terutama untuk ibu hamil dan anak-anak.
Berbeda dengan makarel kalengan, king mackerel berukuran besar dan memiliki kandungan merkuri yang jauh lebih tinggi. Ikan ini umum dikonsumsi oleh para pemancing.
Ikan dengan tubuh memanjang mirip torpedo ini banyak dikonsumsi karena dagingnya lezat. Sayangnya, kandungan merkurinya cukup tinggi.
Meskipun bukan ikan, lobster termasuk seafood favorit. Kandungan merkurinya berada di tingkat sedang, namun tetap perlu diwaspadai jika dikonsumsi sering.
Ikan todak memiliki daging tebal yang enak dijadikan steak. Namun, kandungan merkuri mendekati 1 ppm membuatnya termasuk yang paling berbahaya.
Beberapa budaya mengonsumsi daging hiu sebagai hidangan istimewa, meski ikan ini mengandung merkuri tinggi dan termasuk spesies yang dilindungi.
Dengan umur hidup panjang, tilefish menyerap merkuri dalam jumlah besar sepanjang hidupnya. Ini menjadikannya salah satu ikan dengan kadar tertinggi.
Ikan predator ini bisa hidup hingga 150 tahun dan menyimpan kadar merkuri tinggi dalam tubuhnya. Sebaiknya dihindari untuk konsumsi rutin.
Daging marlin yang lembut dan kaya rasa mengandung merkuri dalam kadar menengah hingga tinggi. Popularitasnya di dapur hotel dan restoran patut dikaji ulang.
Ikan ini tersebar luas di Asia Tenggara. Walau kandungan merkurinya tergolong sedang, konsumsi berlebihan tetap berisiko, terutama untuk kelompok rentan.
Meski ikan kaya akan omega-3 dan nutrisi penting lainnya, masyarakat perlu bijak dalam memilih jenis dan frekuensi konsumsinya. Terutama bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia, penting untuk memilih ikan dengan kadar merkuri rendah dan menghindari yang mengandung tinggi.
“Baca Juga: Donor Sumsum Tulang, Harapan Baru bagi Pasien Penyakit Serius”
5 Blogger - Laporan terbaru dari Originality.ai pada 2024 mengungkap fakta yang mengejutkan: lebih dari 50 persen konten web saat…
5 Blogger - Sebuah survei global yang dirilis oleh ZipRecruiter pada awal tahun 2024 mengungkapkan fakta yang mengejutkan, hampir 60…
5 Blogger - Data internal platform blogging terbesar di Indonesia menunjukkan anomali menakutkan: produktivitas penulisan meningkat 40 persen pada tahun…
5 Blogger - Laporan terbaru dari WordPress.com tahun 2024 mengungkap fakta mengejutkan bahwa lebih dari 70 juta postingan blog baru…
5 Blogger - Laporan Microsoft Work Trend Index 2022 mengungkap fakta mengejutkan bahwa 53% pekerja model hybrid dan remote mengalami…
5 Blogger - Laporan APJII 2024 menyebut 78,19 persen penduduk Indonesia kini telah terhubung ke internet. Ledakan ini mengubah peta…