5Blogger – Sigit Widyawan, suami sepupu Presiden Jokowi, baru-baru ini diberhentikan dari posisi Komisaris Independen BNI. Keputusan pemberhentian ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BNI yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (26/3). Sigit Widyawan sebelumnya menjabat sebagai komisaris independen BNI sejak 2018.
Sigit adalah menantu dari paman Jokowi, Miyono Suryosardjono. Keputusan pemberhentian ini menandai berakhirnya masa jabatannya di salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia. Selama masa jabatannya, Sigit terlibat dalam sejumlah keputusan strategis yang berkaitan dengan perkembangan dan pengelolaan BNI.
“Baca Juga: Maraknya Travel Gelap, Tanda Kegagalan Pemerintah”
Sigit Widyawan memiliki latar belakang karier yang cukup mumpuni sebelum bergabung dengan BNI. Sebelumnya, ia menjabat sebagai komisaris independen di PT Jasamarga (Persero) Tbk dari tahun 2015 hingga 2018. Selain itu, ia juga pernah menjadi Direktur di PT Roda Pembangunan Jaya dari tahun 2003 hingga 2015. Keberagaman pengalaman profesional ini menunjukkan keahlian Sigit di dunia perusahaan dan manajemen.
Dalam hal pendidikan, Sigit menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Sebelas Maret dan melanjutkan studi S2 di Universitas Indonesia, dengan fokus pada Manajemen Akuntansi. Pendidikan ini menjadi dasar bagi kariernya yang sukses di dunia korporasi.
Setelah pemberhentian Sigit, BNI mengumumkan jajaran komisaris baru mereka yang ditetapkan dalam RUPST. Berikut adalah jajaran komisaris terbaru BNI:
Dengan perubahan ini, BNI diharapkan dapat terus berkembang dengan jajaran komisaris yang berkompeten dan membawa arah perusahaan menuju kemajuan yang lebih baik. Keputusan ini juga menjadi langkah penting dalam menjaga independensi dan profesionalisme manajemen BNI dalam menghadapi tantangan ekonomi dan bisnis ke depan. Keputusan pemberhentian Sigit Widyawan dari posisi Komisaris Independen BNI menandakan langkah baru bagi bank negara tersebut. Perubahan ini memberikan kesempatan bagi jajaran komisaris baru untuk membawa BNI ke arah yang lebih baik.
“Simak Juga: Phantosmia, Gangguan Halusinasi Penciuman”
This website uses cookies.